PERJALANAN ROHIS SKANIDA
Perjuangan Rohis SKANIDA dimulai pada tahun 1999. Saat dimana gejolak pemberontakan baru saja usai dan hura-hara baru saja redam ,tepatnya setelah runtuhnya rezim Suharto pada tahun 1998. Perjuangan ini bisa diibaratkan seperti bayi yang baru lahir. Saat tata kelola memang belum benar-benar sempurna, dan rasa was-was cemas belum benar-benar lenyap. Waktu itu, masyarakatnya belum mengenal betul Al-Islam. Islam yang mereka anut hanyalah sekedar warisan dari nenek moyang belaka. Tanpa tahu pemaknaan akidah dan syahadatain. Begitu pula dengan remaja-remajanya. Karena memang pada kenyataannya, Suharto melarang suatu kegiatan yang berbau Islami seperti pengajian, halaqah (mentoring), dan kegiatan lainnya. Bahkan melarang kaum perempuan untuk mengenakan hijab/penutup aurat (kerudung) atau bahkan sekedar berpakaian panjang sekalipun sudah menjadi target perhatian para intelligent. Untuk itu, dengan semangat dakwah yang menguat, kukuh dan mengeras, generasi pertama rohis SKANIDA (RISMANDA) rela berjuang untuk Islam. Rela berjuang untuk menegakkan syariat yang selama ini dikekang oleh kuatnya Rezim Suharto. Karena pada dasarnya memperjuangkan Islam adalah suatu kewajiban setiap jiwa yang dirinya mengaku bahwa dia adalah seorang MUSLIM ! Itu yang menjadi dasar mengapa ROHIS perlu didirikan. Melihat pada kenyataan mengenai apa yang menimpa remaja-remaja terdahulu apalagi saat sekarang ini yang sudah tidak dapat terkendalikan lagi. Selain itu hal yang penting kita fahami bersama, bahwa dakwah itu adalah kewajiban bagi dirinya yang mengaku sebagai MUSLIM.
Estafet dakwah RISMANDA (Rohis SMANDA-red.) dilanjutkan oleh Mbak Tatik dan kawan-kawan untuk masa amanah 2005-2006. Ketika itu geliat dakwah RISMANDA sudah mulai tumbuh dan berekspansi, melahirkan agenda-agenda dakwah sebagai sarana pembangkit ruhani ke-Islaman teman-teman warga SMEA N 1 Kutoarjo. Rangkaian agenda itu diantaranya ada baksos pakaian pantas pakai dan sembako untuk warga yang kurang mampu di sekitar SMEA , pesantren kilat, rihlah, buletin RISMANDA, Mading, dan kegiatan silaturrahim ke rumah beberapa guru SMEA N 1 Kutoarjo.
Nafas dakwah terus berhembus di area SMEA N 1 Kutoarjo, yang kemudian berganti nama menjadi SMK N 2 Purworejo. Semangat perjuangan belum terhenti dan tak akan pernah terhenti. Masa amanah 2006/2007 RISMANDA dipegang oleh ka Muslim sebagai koordinator ikhwan (laki-laki) dan untuk koordinator keakhwatan (perempuan) di pegang oleh ka Nuri dan kawan-kawan. Pada masa amanah ini, RISMANDA mulai merambah ke luar sekolah dan melebarkan sayap dakwahnya ke jangkauan yang lebih luas. RISMANDA mulai bergabung dengan barisan dakwah sekolah di kabupaten Purworejo melalui organisasi KARISMA (Keluarga Rohis SMA/K/MA se-Purworejo) yang pada saat itu di ketuai oleh ka Teguh Budi Prayitno dari SMAN 3 Purworejo. KARISMA memiliki pengurus yang berasal dari pengurus-pengurus Rohis SMAN 1 , SMAN 2, SMAN 3, SMAN4, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 7, SMAN 8, SMAN 9, SMAN 10, SMAN 11, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 4, dan MAN Purworejo. Manfaat RISMANDA bergabung dengan KARISMA adalah agenda dakwah SMKN 2 mampu lebih inofatif dalam mengadakan acara-acara yang disajikan lebih menarik, kreatif, edukatif dan tentu saja tetap syar`i.
Berakhirnya kepengurusan ka Nuri dan kawan–kawan bukan berarti berakhirnya dakwah RISMANDA. Regenerasi dan open recruitment kepengerusan pun diadakan demi melahirkan calon mujahid/mujahidah tangguh pembela syariat dan demi tegakknya agama Allah di SMK N 2 Purworejo. Lahirnya kepengurusan RISMANDA periode amanah 2007/2008 menandakan akan lahirnya denyut semangat yang lebih menggelora di kepemimpinan ka Ahmad Abdai Muzayin sebagai koordinator umum dan ka Linda Tri Lestari sebagai koordinator akhwat (korwat) bersinergi dengan teman-teman pengurus lainnya. Ketika itu, muncul ide-ide baru sebagai nafas baru RISMANDA, diantaranya adalah Pesantren Kilat, Lomba-lomba Islami dengan tema “ Ramadhan SMARTIES N SYAR`I “, yang terdiri dari lomba tilawah dan tartil Qur`an, lomba mading, lomba baca puisi Islami, lomba menulis kaligrafi, lomba pidato dan lain-lain. Ada juga silaturrahim ke rumah pak Sumarso (kepala sekolah). Ketika acara MOS 2008/2009, RISMANDA juga mengadakan sosialisasi Rohis dengan menerbitkan buletin RISMANDA, sebar bunga pesan. Ketika ada acara Maulid Nabi Muhammad saw. RISMANDA juga menampilkan grup rebana yang dibimbing oleh pak Mushonif. Dari rangkaian acara tersebut RISMANDA selalu didukung oleh warga SMK N 2 Purworejo dan melalui kerjasama antara OSIS juga Ekskul Pramuka. Hal ini membuktikan bahwa kerja dakwah tidak bisa sendirian (nafsi-nafsi/ munfarid). Akan tetapi, perlu adanya amal Jama`I (kerja berjamaah/bekerja sama bukan sama-sama kerja) yang membutuhkan adanya komando dari pemimpin yang dibentuk secara musyawarah (syuro – Q.S As-Syura [42] ayat 10 dan 38) dan adanya komunikasi dari jama`ah di dalam organisasi tersebut. Sehingga dalam amal jama`I terbentuk kerja yang berbeda bagian sesuai bidang potensinya tetapi berorientasi terhadap satu tujuan dengan berlandaskan pada syariat dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah.
Selanjutnya amanah RISMANDA dipegang oleh ka Yuli Bukiyanto dan ka Aisyah.
Bagi teman-teman yang telah tergabung dalam barisan dakwah di RISMANDA berbahagialah karena kalian sudah tepat dan beruntung memilih jalan ini, jalan yang telah dijanjikan Allah dengan surga-Nya (Q.S Muhammad:7). Sedangkan bagi teman-teman sekalian yang belum dan ingin bergabung ke dalam perjuangan ini, janganlah bimbang dan yakinlah bahwa Rohis bukan hanya kegiatan ekskul semata, tetapi Rohis esensinya adalah gerakan duniawi yang berorientasi untuk ukhrawi (bekal di akhirat). Maka belomba-lombalah dalam kebaikan ( Fastabiqul khairaat).
Q.S Al-Baqarah[2] ayat 146-155
Untuk itu, wahai para aktivis dakwah, para generasi penerus peradaban. Teruslah berjuang, tegakkan syariat Islam. Ingatlah, bahwa kita yang membutuhkan dakwah, bukan dakwah yang membutuhkan kita. Dan barangsiapa menolong dalam agama Allah, maka Allah akan menolong kita. Keep Hamasah (tetap semangat) dalam dakwah. Dakwah tidak pernah kehabisan pekerja. Ikut atau tidaknya kita dalam barisan dakwah ini , kereta dakwah akan terus melaju menuju surga. Maka, mulailah melakukan perbaikan detik demi detik mulai dari diri sendiri, dari saat ini dan dari hal terkecil.
Wallahu ‘alam bishowab…
Happy dakwah with ukhuwah…
PROFIL PENGURUS
(saat tulisan ini dibuat tahun 2010)
Mba’ Tatik
Alumni SKANIDA tahun 2006, melanjutkan kulioh di UII (Universitas Islam Indonesia ), jurusan akuntansi, semester 8. Peraih beasiswa mahasiswa teladan se-jurusan akuntansi .
Mba’ Nuri
Ketika menjabat sebagai ketua keakhwatan 2006/2007 juga sedang menjabat sebagai Dewan Ambalan Pramuka
A.Abdai Muzayin
Sebagai ketua Rohis, ketua kelas, sekaligus ketua OSIS pada masa amanah 2007/2008 serta Dewan Ambalan Pramuka. Pengurus KARISMA divisi Pembinaan dan Kaderisasi. Peraih juara umum UAN se-SMK N 2. Sekarang dia melanjutkan pendidikan di salah satu Pondok Pesantren di Purworejo.
Linda Tri Lestari
Ketua keakhwatan dan pengurus KARISMA divisi Pembinaan dan Kaderisasi masa amanah 2007/2008. Peraih beasiswa SDM EKSPAD di STEI SEBI Jakarta . Jurusan akuntansi syariah semester 5.
Lina
Wakil Koordinator Akhwat dan pengurus KARISMA divisi humas masa amanah 2007/2008. Sekarang beliau bekerja di salah satu lembaga keuangan yakni di BMT Binamas Purworejo di bagian LAZ (Zakat).
Lis Purwanti
Pengurus ROHIS divisi Jum’at Peduli dan pengurus KARISMA divisi humas masa amanah 2007/2008. Peraih beasiswa di STEI SEBI Jakarta , jurusan akuntansi syariah, semester 5. Menjadi mentor di salah satu SMK di Jakarta yakni SMK Nusantara.
Mustofa
Koordinator ROHIS masa amanah 2008/2009. Pengurus KARISMA divisi Pembinaan dan Kaderisasi. Juara Umum UAN se-SMK N 2 Purworejo. Peraih beasiswa STAN Jakarta, semester 3.
Yuli Bukiyanto
Koordinator ROHIS masa amanah 2009/2010 sekaligus Pradana Dewan Ambalan Pramuka.






